Sepeda merupakan alat transportasi darat yang murah dan bebas dari polusi. Pengguna alat transportasi ini tidak hanya orang dewasa saja melainkan anak-anak hingga balita untuk beraktifitas. Berbagai macam aktifitas yang dilakukan oleh sebagian orang saat bersepeda. Ada yang sekedar hobi, berolahraga, bermain, bahkan tidak sedikit orang yang mempergunakan sepeda sebagai alat transportasi rutin(komuter).
Para komuter saat ini tidak hanya dilakukan oleh mereka yang bekerja di sektor non-formal, tetapi pekerja pada sektor formal pun sudah banyak yang menggunakannya hingga sebagian besar dari mereka tergabung dalam komunitas pekerja bersepeda atau yang dikenal dengan nama Bike To Work Indonesia (B2W Indonesia).
Sejalan dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi telah banyak beragam tipe dan merk sepeda yang ada di pasaran. Mulai dari jenis sepeda yang konvensional sampai dengan yang berteknologi tinggi. Masing-masing perusahaan yang memproduksi sepeda menawarkan berbagai macam fitur dan fasilitas yang bisa menarik perhatian para konsumennya.
Sebagai contoh Cyomo Electric Bike, sepeda yang baru-baru ini diperkenalkan di pasaran yaitu sepeda dengan konsep tenaga surya yang dirancang oleh Raymond Bessemer.
Sepeda tersebut dirancang untuk dapat memanfaatkan energi dari matahari. Melalui panel surya yang terpasang pada sepeda ini secara otomatis dapat mengisi ulang energi sendiri. Saat sepeda parkir di bawah sinar matahari, panel surya akan berfungsi dengan sendirinya yakni memanen energi langsung dari sinar matahari tersebut. Sampai waktu kita keluar kembali panel akan terisi ulang dan siap untuk dinaiki lagi.
Untuk jenis sepeda, rancangan Cyomo Electric Bike ini bisa dibilang sangat unik dan futuristik karena pada panelnya mengandung sel surya yang dapat hemat energi. Oleh sang desainer panel sepeda Cyomo electric Bike dirancang sedemikian rupa sehingga panel dapat dilipat ke atas saat bersepeda, selain itu juga akan terlihat ramping dan praktis untuk sepeda.
Link List
Konsep Sepeda Berenergi Surya
Thursday, November 4, 2010Diposkan oleh Koleksi Informasi di 9:11 PM 0 komentar
Label: Artikel Teknologi, Artikel Umum
Karakter Letusan Gunung Slamet
Thursday, September 23, 2010Gunung yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Purbalingga ini merupakan salah satu dari delapan gunung api di Indonesia yang berstatus waspada.
Menurut Kepala Bidang Geologi Dinas Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas Ir Junaedi, kondisi Gunung Slamet tidak berbahaya. Hal ini dikarenakan karakter letusanya bertipe stromboli. Ini artinya kawah Gunung Slamet dengan luas sekitar 12 hektare selalu menampung hasil letusan. Hal ini sudah dibuktikan sejak Gunung Slamet meletus pada tahun 1700-an hingga terakhir kali meletus tahun 2009.
“Karakter letusan Gunung Slamet ini bertipe stromboli. Artinya setiap material yang dikeluarkan oleh letusan Gunung Slamet, akan kembali jatuh di sekitar kawah atau badan gunung. Sehingga, badan gunung tersbut yang bertambah besar,” jelas Junaedi, Senin (1/11/2010).
Junedi menambahkan, sebenarnya pada saat Gunung Slamet berstatus siaga pada tahun 2009 lalu, itu sudah terjadi letusan. Letusan tersbut bahkan sudah mengeluarkan material, namun langsung ditampung di dalam kawah.
Meski tidak berbahaya, Junaedi mengimbau agar para pendaki pemula tidak melakukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Slamet. Hal ini dikarenakan bagi pendaki pemula belum mengetahui karakter Gunung Slamet yang terkadang mengeluarkan asap belerang di puncaknya.(Saladin Ayyubi/Global/ram)
Sumber : klik disini
Diposkan oleh Koleksi Informasi di 12:27 AM 0 komentar
Label: Artikel Umum
Jual Rumah
Monday, September 20, 2010Dijual rumah type 36 HM
Lokasi: Jl. Pucang Argo-Pucanggading-Mranggen Demak
Harga: 65 Juta (Bisa Nego)
Dijual rumah, luas 120 M2
Lokasi: daerah pasar Kambing-Kedung Mundu-Semarang
Harga: 350 Juta (Bisa Nego)
Bagi yang berminat bisa hub: 08812477483
Kami siap mengantarkan ke lokasi
Diposkan oleh Koleksi Informasi di 7:40 PM 0 komentar
Label: Info Rumah dan Tanah, Jual Rumah, Properti
Do'a Akhir Bulan Ramadhan
Friday, September 3, 2010Salah satu adab melepas bulan Ramadhan sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para pengikutnya adalah membacakan Doa Perpisahan.
Doa Perpisahan tersebut sebaiknya dibaca pada malam terakhir Ramadhan. Namun, sekiranya ada kekhawatiran malam terakhir Ramadhan akan berlalu tanpa diketahui, maka dianjurkan untuk membacanya pada kedua malam terakhir Ramadhan, yaitu malam ke 29 (malam ini) dan ke 30.
Berikut saya bagikan beberapa alternatif doa perpisahaan tersebut dalam versi Bahasa Indonesia (dapat dipilih salah satu atau dibaca semuanya):
Doa 1
Dari Jabir bin Abdillah ra dari Muhammad al Mustafa SAW: Beliau bersabda,“Siapa yang membaca doa ini di malam terakhir Ramadhan, ia akan mendapatkan salah satu dari dua kebaikan: menjumpai Ramadhan mendatang atau pengampunan dan rakhmat Allah.”
“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai puasa yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya, maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yang dirakhmati bukan yang hampa semata”
Doa 2
“Ya Allah, dalam kitab yang Kau wahyukan (kepada Nabi Muhammad SAW), Engkau berfirman: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang diturunkannya Al Qur’an di dalamnya”. Tetapi sebentar lagi berlalu. Aku mohonkan padaMu dengan perantaraan WajahMu yang mulia, dengan perantaraan kalimat-kalimatMu yang sempurna, seandainya masih tersisa padaku dosa yang belum Kau ampuni, atau dosa yang (menyebabkan) aku disiksa karenanya (hingga) terbitnya fajar malam ini, atau hingga berlalunya bulan ini, maka ampunilah semuanya, wahai Dzat Yang Paling Pengasih dari semua yang mengasihi.
Ya Allah, bagiMu segala pujian. Segala pujian yang telah Kau ucapkan untuk diriMu sendiri, segala pujian sungguh-sungguh yang diungkapkan hambaMu yang bijak dan senantiasa berzikir dan bersyukur kepadaMu. Merekalah orang-orang yang telah Kau bantu menunaikan hak-hakMu dari sebagian makhlukMu yang tersebar di alam ini, baik dari kalangan malaikat yang dekat denganMu ataupun nabi-nabi yang telah Engkau utus ataupun orang-orang yang berfikir ataupun dari kalangan mereka yang bertasbih kepadaMu.
Sungguh, Engkau telah mengantar kami ke bulan Ramadhan ini dan telah mengaruniai kami kenikmatan dan anugerah. Engkau telah menampakkan kemurahan dan pemberianMu. Karenanya, padaMu bermuara segala sanjungan yang abadi, kekal, dan menetap selamanya. Betapa agung sebutanMu.
Tuhanku, bantulah aku menjalani bulan Ramadhan sehingga Engkau sempurnakan puasa, shalat dan segala kebaikan, syukur dan dzikir kami di bulan ini. Oh Tuhanku, terimalah puasaku dengan sebaik-baiknya penerimaan, perkenanan, maaf, kemurahan, pengampunan, dan hakikat keridaanMu. Sehingga Kau memenangkan aku dengan segala kebaikan yang dituntut, segala anugerah yang Kau curahkan di bulan ini. Selamatkanlah aku di dalamnya dari kekhawatiran terhadap bencana yang mengancam atau dosa yang berlangsung terus.
Duhai Tuhanku, aku bermohon padaMu dengan keagungan yang diminta hambaMu dari kemuliaan nama-nama dan keindahan pujianMu dan dari para pengharap yang istimewa. Sudilah Engkau mencurahkan rakhmatMu kepada Muhammad dan keluarganya. Dan agar Kau jadikan bulan ini seagung-agungnya Ramadhan, yang telah berlalu dari kami sejak Engkau turunkan ke dunia, sebagai berkah dalam menjaga agama, jiwa dan segala kebutuhanku. Juga berkatilah aku dalam semua persoalan, sempurnakanlah pemberian nikmatMu, palingkanlah aku dari keburukan dan hiasi aku dengan busana kesucian di bulan ini.
Demikian pula, dengan rakhmatMu golongkanlah aku ke dalam orang-orang yang mendapatkan (keutamaan) malam al-Qadar. Malam yang telah Kau tetapkan lebih baik dari seribu bulan dalam keagungan ganjaran, kemuliaan perbendaharaan, keindahan syukur, panjang umur, dan kemudahannya yang berlanjut.
Oh Tuhanku, aku bermohon dengan perantaraan rakhmat, kebaikan, ampunan, karunia, keluhuran, kebaikan, dan pemberianMu. Janganlah Engkau jadikan Ramadhan ini sebagai kesempatan terakhirku. Sudilah Engkau mengantar aku hingga Ramadhan berikutnya dalam keadaan yang paling baik. Perlihatkan aku hilal Ramadhan berikutnya, bersama orang-orang yang melihat keleluasaan rakhmatMu. Dan limpahkanlah anugerahMu, wahai Tuhanku. Tiada ada Tuhan selain Allah.
Semoga perpisahanku dengan bulan Ramadhan ini bukanlah perpisahan untuk selamanya dan bukan pula akhir pertemuanku. Sehingga aku dapat kembali bertemu pada tahun mendatang dalam keadaan penuh keluasan rezaki dan keutamaan harapan. Kini aku berada di hadapanMu dengan penuh kesetiaan. Sesungguhnya Engkay Maha Mendengar segala doa. Ya Allah, dengarkanlah pengaduanku ini. Perhatikanlah rintihan, kerendahan, kepapaan dan penyerahan diriku ini.
Aku berserah diri padaMu, Tuhanku. Aku tidak mengharapkan kemenangan, ampunan, kemuliaan, dan penyampaian (kepada cita-citaku) kecuali padaMu. Anugerahilah aku keagungan pujianMu, kesucian nama-namaMu, dan kesampaianku kepada Ramadhan berikutnya dalam keadaan terbebas dari semua keburukan, kekhawatiran dan ganjalan. Segala puji untukMu semata, yang telah membantu kami untuk menunaikan puasa dan mendirikan qiyamul lail di bulan Ramadhan ini, hingga malamnya yang terakhir.”
Temans, Seorang penyair Arab pernah mengingatkan dalam sya’irnya,
“Bukanlah hari raya Id itu bagi orang yang berbaju baru, melainkan hakekat Id itu bagi orang yang bertambah ta’atnya (kepada Allah swt.).”
Taqabbalallahu minna waminkum, wakullu ‘aamin wa antum bikhairin.
Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidzin wal Faidzin…
Mohon maaf lahir dan batin, met mudik bagi yang mudik ya…
Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah klta di bulan Ramadhan. Amin …
Sumber : klik disini
Diposkan oleh Koleksi Informasi di 9:16 PM 0 komentar
Label: Artikel Agama, Artikel Umum


